ALIRAN RASA BABAK MAIN 2 TUJUAN BERKOMUNITAS

 Aliran Rasa Babak Main 2 (Tujuan Berkomunitas)


Sambut semai ini terbagi dalam 3 babak main, yaitu menggali potensi diri, tujuan berkomunitas, dan berkarya bersama. 

Nah di Babak Main 2 ini aktivitasnya antara lain

 ada Galeri Kreasi, Lembar Main 2 dan Warta Warga edisi 2 :)


oke aku mau review tentang aktivitas babak main 2 ini yang tentunya bikin aku makin greget pengen buru buru syah jadi warga. yeaaay.. Sebetulnya tugasnya itu bikin aliran rasa.. klo seputar perasaan ya tentunya pasti bahagia karena banyak pengetahuan baru untuk membangun diri. Tapi ya karena masih pre writing blm mengerti caranya menulis..jadi aku review aja tentang yang aku dapat di babak main 2..Lanjoeeeet!

1. GALERI KREASI

Galeri kreasi adalah ruang untuk menunjukkan dan memperkenalkan berbagai aktivitas yang ada di kampung komunitas. Serta di galeri kreasi ini para yunda akan menggali lebih dalam apa saja aktivitas-aktivitas yang ada di kampung komunitas.

ada 2 Ayunda Pemateri:

Yunda Sri Prihatiningsih (Yunda iyie dari Regional Cirebon Raya)> Manager Aktivitas Kampung Komunitas

Yunda Ernawati (Pengurus KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional)) dari IP regional Jakarta 

Moderatornya yaitu Yunda Rahma..

Dari ngobrol bareng bunda iyie kita jadi tau ada aktivitas apa saja di kampung komunitas, Yunda iyie memaparkan, di kampung Komunitas banyak Alternatif aktivitas yang menguatkan bonding, meningkatkan kapasitas,maupun berbagi manfaat bagi banyak orang. Yunda Iyie menjelaskan, bahwa ujuan dari semua aktivitas tersebut adalah akan menginternalisasi value ibu professional khususnya berbagi dan melayani. Yunda Iyie menjelaskan kegiatannya antara lain:

1. Rumbel (Rumah Belajar), 

 Filosofi rumbel untuk meningkatkan keahlian (gimana caranya teman bisa meningkatkan keahliannya sehingga bisa lebih produktif berkarya

2. Rumah Bermain (Rumin), 

 Untuk menguatkan bonding baik bonding kelluarga maupun bonding komunitas (contoh playdate melibatkan keluarga dan anak anak)

3. Rumah Berbagi (Rumba),

 ajang warga kampong komunitas untuk berbagi ke masyarakat luas

4.Event 

yang merupakan kegiatan lepas dengan berbagai tema sesuai dengan keinginan masing-masing regional.  kita bisa berkolaborasi dengan komponen ibu professional dan bekerjasama dengan pihak luar.

 

 Yunda Iyie menambahkan setelah memaparkan tentang aktivitas bahwa "tidak ada alasan untuk berdiam diri Pilihan disesuaikan dengan tujuan masing-masing, pilihan itu disesuaikan kemampuan masing-masing dan dibicarakan bersama keluarga. Setelah lulus dari orientasi warga kampung bisa memilih"


waaah aku mau pilih apa nanti yaaaaaaaaa..tentu ini urutan main yang seru banget dan manfaat. Kalo di babak 1 kita diajak untuk mengenali diri kita, menggali potensi diri kita,nah di babak 2 ini kita banyak di informasikan tentang wadah/ruang untuk kita gali potensi..mantep ya..MasyaAllah.. Kita bisa pilih mana yang paling kita butuhkan dan tentunya δεηgαη izin keluarga. Jangan sampai, tujuan berkomunitas nih malah jd hambatan ∂άn tantamgan dalam keluarga.


Kemudian Yunda Iyie memaparkan Ragam kegiatan melalu video ya,kita diajak jalan jalan ke regional untuk menyaksikan dokumentasi kegiatan rumbel, rumba, rumin ∂άn event di setiap regional.

 ngeliat ragam kegiatannya seru bangeeeeet..jadi kepengen belajaaaaar..


Setelah kita tahu secara umum nih, galeri kreasi ini juga menghadirkan salah satu pengurus KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional) yaitu Yunda Ernawati, ibu 3 anak maaaak dari IP Jakarta.. مَاشَآءَاللّهُ . Yunda Erna menjelaskan pengalaman dan perjalanannya di KLIP sehingga bisa menghasilkan karya :)

jadi

KLIP adalah singkatan dari (Kelas Literasi Ibu Profesional)

Dulunya OdOp(One DAY One Post). Klip adalah Wadah bagi para perempuan untuk melatih konsistensi menulis.

Awalnya dari rumble IP Bandung kemudian menjadi program nasional

Terbuka untuk member IP maupun non member ibu professional. Kegiatannya di FB GROUP dan group whatsup.

Nah selain itu Yunda Ernawati juga menampilkan salah satu karya Yunda Erna dan Yinda Dea Adichita dari KLIP yaitu buku "Mengelola Emosi Orang Tua dalam Proses Pengasuhan" yang dibuat dalam rangka pelaksanaan program #bersama hadapi corona KEMENDIKBUD RI bersama penulis lainnya https://drive.google.com/file/d/1QwtqqIjfUK6PvChJdMqQHl8OMdgT-RK4/view



Yunda Erna sangat baik membagi pengalamannya di KLIP, dimulai dari konsistensinya untuk terus mengerjakan tantangan menulis agar tidak angkat koper ternyata membuahkan karya besar :). Kemudian Yunda Erna juga membagi tips bagaimana kita konsisten dalam berkarya, antara lain:

1. Tanya pada diri kita, ingin hidup saja atau ingin bermanfaat?
Nah,pertanyaan ini bagi saya penting banget untuk mengingatkan diri terus menerus dalam meluruskan niat
 
2. Bagaimana cara kita bermanfaat, temukan potensi diri!
Alhamdulillah dengan bergabung di semai, kita difasilitasi untuk belajar dengan giat pengetahuan tentang bagaimana menemukan potensi diri yang dirancang dalam berbagai games :)
 
3. Cari tempat yang bisa mendukung potensi
Setelah,kita kenali diri kita dan temukan potensi,kita cari wadah yang tepat. Alhamdulillah di kampung komunitas semuanya ada,yang kita butuhkan untuk mengupgrade diri :)
 
4. Jatuh cintalah setiap hari pada kegiatan dan tempat itu
Yunda Erna berbagi pengalamannya bahwa dengan mengingat manfaat kegiatan dan tempat tersebut maka kita akan bahagia dan jatuh cintaaaa
 
5. Tentukan kita ada dimana
Ukur diri,kenali kemampuan diri,dan temukan posisi yang tepat yang kita butuhkan.
 
6. Buat Plan (start from the finish line)
Sesuai pengalaman belajar Yunda Erna di IIP, buatlah rencana dimulai dari akhir.MISAL,Kita ingin meninggal sebagai apa. Dari situ buatlah rencana.


 2. LEMBAR MAIN 2
Di lembar main 2 ini,para calon warga diajak untuk berfikir sehingga kita akan menemukan banyak kunci untuk banyak tahu tujuann berkomunitas:). Lembar main 2 menyediakan beragam pertanyaan seperti: Arena permainan apa yang akan dipilih dan alasannya kenapa, jika sudah memilih arena bermain ternyata arena bermain tidak sesuai dengan yang terbayang apa yang akan dilakukan, dan masih banyak yang lain, serta lembar main yang menurut saya seru banget adalah saat kita memilih satu member komunitas dan mengajak ngobrol, dan obrolannya banyak hikmah, seperti ini:
 

Sebelumnya kami pernah satu kelas saat matrikulasi dan bunda sayang, kagum dengan kegigihannya dan kemampuan menulisnya langsung kunjungi saja blognya izzatunnisa.wordpress.com, maka saya memilih fatimah untuk jd teman ngobrol.


Menyimak jawabannya, menjadi semakin semangat berada di semai,semoga lulus ya Allah.. Aamiiin :')





Di sambut semai ini dengan segala jenis mainnya, saya merasakan banyak manfaat,tidak ada sedikitpun penyesalan. Kalau kita masih kecewa,masih banyak mempertanyakan,maka alangkah baiknya sebelum bergabung kita mengkayakan diri kita dengan berbagai kisah tentang adab menuntut ilmu,berbagai hikmah dan pengetahuan tentang adab bahwasanya kita perlu tazkiyatunnafs sebelum belajar, sebelum bergabung, bukankah kita tidak boleh meremehkan kebaikan seseorang meskipun sebuah senyuman?

3. WARTA WARGA 2
Membaca dan mengambil hikmah dari setiap tulisan dimulai dari sapa redaksinya , Bincang inspiratif bersama Yunda septi yang disusun oleh amelia aquerta, Tulisan tentang komunitas dan atau keluarga oleh Tika waliyah ,Menggali diri bersama komunitas oleh Yunda Sri Prihatiningsih, Numpang minum air putih oleh Wahyu Mardhatillah, Berburu harta karun di komunitas ,serta kenal lebih dekat dengan konntributornya. Membuat saya menyimpulkan beberapa hal:
 
1. Berawal dari peduli kita akan jadi orang yang bermakna,bermanfaat
2. Saya adalah orang yang haus pengetahuan, dengan belajar di iip menyirami kekeringan jiwa saya,dan cara berpikir saya.. setuju sekali jika belajar di iIp diibaratkan minum air putih
3. Value IIP berbagi dan melayani itu saat terpatri di jiwa saya, kita bukan sekedar belajar,diasupi sehingga hanya passive copyng..tapi melayani bagi IIP itu yang membuat kita active membangun diri, menjadi mandiri tidak memanjakan
4. Sebelum bergabung di komunitas selalu tanyakan hal hal ini,apa manfaatnya,bagaimana aturannya dan pastikan izin suami dan keluarga
5.Bergabung di komunitas tidak lantas mengabaikan peran kita dalam keluarga,smua harus berjalan beriringan
6. Temukan passion dalam aktivitas 24 jam kita, yang membuat berbinar, tambahnya jam terbangnya,yang kita tidak suka di atur atau didelegasikan, ukur diri,mana akitivitas yang mau kita fokuskan dan.pelajari sampai ahli,kemudian bersungguh sungguhlah,niscaya kita akan keluar dengan kesungguhan itu :)

MasyaAllah..samudera ilmu yang membahagiakan :)

#AliranRasa2

#BabakMain2Orientasi

#KampungMainKomunitas

#KomunitasIbuProfesional

#NaisaMaulidia



 

Comments