Menggali dan Mengembangkan Potensi Bakat Anak



Pada hari kamis 18 juni lalu, saya mengikuti kulwap gratis yang tema nya sangat menarik yaitu Menggali dan Mengembangkan Potensi Anak, saya memang selalu berbinar jika belajar tentang materi ini,semoga saya mendapatkan banyak kesempatan dalam mendalami ini :)

Dan yang lebih menarik lagi, Kulwap ini diselenggarakan oleh tim Gerakan Jumat Berbagi kelas 2A SD Muhammadiyah Pakel Yogyakarta.

MasyaAllah keren banget loh forum orangtua bs menyelenggaralan kulwap dengan bahasan menarik untuk umum.. MasyaAllah Barokallohufiikum. :)


Kulwap itu diawali dengan mengajukan pertanyaan mengenai "TOXIC PARENTS" dan menyampaikan contohnya.

"Contoh toxic parents yang sering ditemui adalah banyak orangtua *berekspektasi terlalu tinggi* terhadap anak , mendorong anak, menekan, mengepush anak sedemikian rupa sesuai keinginan orangtua, tanpa memberikan si anak ruang untuk tumbuh dan berkembang dengan bahagia. Tidak mengakspresiasi proses yang sudah dijalani anak, tapi justru mencecar dan mengungkit setiap jengkal kesalahan anak..

*Anak*: "Bundaa,,,๐Ÿ˜๐Ÿ˜ .Tadi matematikaku nilainya 70" (dalam hati: senang, hepi, karena baginya dapat angka segitu sudah luar biasa,dapat dengan susah payah. Berharap dipuji๐Ÿคฉ)

*Toxic parents* ๐Ÿ‘บ: "Kok 70 dek. Coba Bunda liat, salahnya kamu dimana. Ya ampun dek, ini kan udah berkali2 Bunda ajarin, kok kamu masih salah aja. Ini mudah, Kenapa masih ga ngerti juga sih Dek..Pasti si Joko temenmu bisa dapat 100!, Kamu kalau besar mau jadi apa dek, fiuhh bingung Bunda mau ngapain lagi sama kamu"

Anak: "..."

*Apa kesalahan toxic parent di sini?*

✅ Tidak mengapresiasi usaha anak, karena telah mendapat nilai 70 ☹️
✅ Fokus pada kekurangan anak, sebuah nilai 30 yang menyebabkan anak tidak mendapat nilai sempurna ☹️
✅ mengungkit2 usaha Bunda yang sudah ngajarin berkali2 ➡️ berasa Bundanya sudah berjasa banget๐Ÿ™ƒ
✅ Membandingkan anak dengan temannya ☹️
✅ Menjatuhkan harga diri anak dengan mengungkit masa depannya ☹️
✅ Ortu hanya fokus pada *nilai* matematika, padahal mungkin itu bukan bakat si anak. Bisa jadi dia menonjol pada rasa empatinya yang tinggi terhadap teman dan lingkungan sekitarnya


Mom Eva menegaskan bahwa *BAKAT Adalah SIFAT*

SIFAT (personality) yang produktif, disebut produktif bila :
Suatu Sifat Dapat dapat *dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk menghasilkan sesuatu*

_Jadi sifat yang tidak ada hubungannya dengan produktivitas tidak termasuk arti bakat_

 Oh iya yaaaa aku pribadi seringkali  bingung kalo ditanya " *bakatmu apa?*

Karena sejujurnya aku minim sekali pengetahuan tentang ini.hiks. Sampai dulu kupikir aku engga punya bakat apa,kupikir aku engga berbakat.๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜ฅ

Yg ada dipikiran aku, bakat itu yang kelihatan kayak profesi gitu bakat nyanyi nantinya jadi penyanyi, bakat lukis nantinya jadi.
pelukis, bulu tangkis,masak,yang bentuknya seperti keahlian.

Eh ternyata mamak mamak di grup.itu pun pemimirannya sama.kayak aku..hihi

Kemudian mom eva menjelaskan bahwa bakat  sudah ada pada diri setiap anak sejak lahir. Seiring usianya bertambah, satu demi satu TANDA BAKAT akan muncul dari perilakunya sehari-hari.

*Sebagai orangtua kita harus bisa mengenal dan mengamati tanda-tanda bakat itu agar kita bisa membantu pengembangannya dengan tepat*.

Namun di sisi lain, pada awal usia anak bakat belum terlihat sebagai *suatu sikap yang produktif*.

Jika kita tidak memahami suatu sikap atau perilaku anak sebenarnya adalah tanda-tanda bakat, *sangat mungkin kita merespon perilaku anak secara negatif*.

 _Hal ini akan berefek buruk pada kondisi psikologis anak, membekaskan memori yang membebani atau membentuk pola emosi yang negatif_.

 ๐Ÿ‘Sifat yg terbentuk dr *pola pikiran, perasaan dan perilaku* yg ALAMI dan SPONTAN begitu yaah


 Jadi BAKAT itu gak bisa dibuat buat loh.

Ibarat KAPAK kan ada dua mata , sisi yg tajam dan yg tumpul.
Maka yg kita asah adalh mata yg tajam (tipis).

Bisa ga sih mengasah mata kapak yg tebal itu , BISA TAPI LUAMAAA dan beda hasilnya


Nah yang perlu diinget nihhhh
*Setiap anak memiliki POTENSI*

Dalam keseharian menemani anak, jangan terlalu spaning,, galau "anakku apa sih bakatnya"?

Bakat itu natural, ALAMI.  Justru ketika kita *terlalu* mendriil anak, mengarahkan tanpa kejelasan bisa jadi potensi yang sesungguhnya tidak muncul.

๐ŸƒHadirkan MATA, HATI, PIKIRAN kita

๐ŸƒFOKUS pada perkembangan anak.

Perhatikan *pola perilakunya* sehari-hari dalam MERESPON sesuatu secara SPONTAN, maka disitulah kita bisa *mulai mengenali* sifat bakatnya masuk dalam tema yang mana.

---------------------๐Ÿƒ๐Ÿƒ
Contoh :
✅๐ŸผSetiap kali terlambat dibuat susu marah nangis teriak, cranky๐Ÿ˜ฉ

Tidak mau asal mengikuti instruksi, tapi perlu waktu negosiasi.
Dan sederet perilaku atau reaksi spontan yang terlihat "menentang, mau menang sendiri, keras kepala".  Semua predikat yang kesannya negatif ini sesuangguhnya adalah sifat bawaan anak tsb.
Ia memiliki sifat kuat yaitu : *Command*

✅ nonton ๐Ÿ“บ drama sedih, ikut melo.  Sedikit2 nangis.... ๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข

Coba tes sesekali bunda pura-pura nangis didekatnya, apa reaksi anak??  Bila ia ikut nangis/sedih maka boleh jadi bakat kuatnya : *empaty*

APakah bakat *command dan empaty* nantinya akan bersebrangan urutannya?  (saat di tes Talents Mapping diusia baligh?)

Jawabannya : belum tentu.
Bisa jadi sangat bersebrangan, bisa juga berdampingan sama2 KUAT.

Itulah uniknya manusia,, kelak tinggal penempatannya sesuai kedewasaan pribadi.  Pd saat kapan Sifat Command nya muncul : every thing under my control
Dan pada saat kapan bisa empaty.

 Sifat Bakat ini telah terinstall dalam diri setiap individu,  Itulah sebabnya kita unik dan _limited edition_.



PENTING dan SANGAT PENTING dalam menentukan bidang mana yang cocok pada kitabdan juga anak. Disetiap PERAN yang dijalani, *secara spesifik*.

Bayangkan, bayangkan banyak orang bekerja tapi tidak enjoy, tidak menikmati karena bukan disitu bakatnya.

*Bagaimana melihat dan mengenali Bakat anak*?

☑Berikan banyak pengalaman, banyak aktivitas๐Ÿ•⚽๐Ÿšด‍♀๐Ÿ‡๐ŸŠ‍♀๐ŸŽฏ⛸๐Ÿธ

☑Lakukan pengamatan pada respon dan perilaku anak saat berkegiatan๐Ÿ”

☑catat di portofolio, hasil pengamatan kita dengan seksama๐Ÿ“˜.  (bisa lewat FB, blod atau PP) ๐Ÿ“ธ๐Ÿ“นtidak hrs manual.

✍Lakukan terus menerus maka akan *terlihat POLAnya*. Ke arah mana minat anak pada aktivitas tertentu.

Indikator anak mempunyai BAKAT pada aktivitas tertentu adlh *4E*
1⃣ EASY
Ia MUDAH melakukannya, tanpa butuh banyak bimbingan

2⃣ ENJOY
Anak MENIKMATI yang dikerjakannya, bisa sampai lupa waktu⏰.  Seolah dunia berhenti berputar saking asiknya.

3⃣ EXCELLENT
Anak membuat sesuatu yang disukainya tsb menjadi sebuah karya yang WOW, bagus menarik.

Misal :
bermain lego.  Hasil karya legonya menariiiik sekali, sebuah helikopter ๐Ÿš atau gedung๐Ÿซ๐Ÿฌ megah.

4⃣ EARN
Hasil karya nya anak bernilai, bahkan bisa jadi sampai bisa menghasilkan ๐Ÿ’ฐ

Semua butuh PROSES untuk mengenali potensi anak.

Dan kita BUTUH waktu untuk hal tsb.  Tidak asal lewat begitu saja..  Perlu diskusi, sharing kecil pada anak dan pasangan bgm strategi dalam keluarga masing2๐Ÿ‘ช.

Bicara WAKTU dalam mengenali bakat anak, dimulai sejak dini.  Agar kita punya banyak data dalam *merecall*nya.  Slh satunya dg Portofolio  ๐Ÿ“˜

Diharapkan usia pre baligh-baligh anak sudah mampu mengenali minat dan bakatnya sendiri, tentu dg bimbingan  Kita sbg orangtuanya.


Rekam jejak aktivitas anak dalam sebuah portofolio.

*Apa itu Portofolio*

๐ŸœPortofolio = jurnal Kegiatan, Rapor/ *dokumentasi pribadi*

Dlm portofolio, terekam๐Ÿ“น
❣perjalanan๐Ÿšž belajar anak.
❣Kelebihan/potensi anak
❣Kehebatan/kemajuan anak

Jkpun ada kekurangan pd masa perkembangan anak, moms dpt dg MUDAH menstrategikannya.

๐ŸŒ€Portofolio dibagi :
*usia 0-6th*
Sbg ALAT UKUR sejauh mana anak berjalan.
๐Ÿ”ดINSIDE OUT๐Ÿ”ต

*7-14 th*
✅Portofolio dpt berfungsi sbg BUKU KENANGAN ๐Ÿ“˜ sekaligus *buku prestasi*

Bisa jadi kado terindh utk pernikahannya kelak๐ŸŽ

✅menginventarisasi proses belajar anak utk *kepentingannya kelak*

*Aqil Baligh 15 th keatas*
Portofolio bisa dibuat oleh anak sendiri.
✔Sdh bs berbentuk CV

Bentuk portofolio :
Umumnya file Binder
Lembaran2 yg dijilid jd buku

Seiring zaman bisa jg dlm bentuk CD, DVD,web, blog, flash disk dll.

Jadi Bunda dan Aayh, Bakat itu bawaan lahir...
Tidak bisa berubah.

Hanya saja tergantung sekali pada stimulus yang diberikan, apakah ia terasah dengan tajam atau tidak.

Yang tidak diasah, maka kita sering menyebut nya bakat terpendam tiba tiba saat besar bisa belajar dengan cepat di bidang tertentu. Padahal jika dulunya Sudah dimulai pasti juga lbh Mantaap. Hanya saja belum ditemukan.. Atau pola asuh ortu yang jadi menghambat munculnya sifat bakat tsb.


Sesi Tanya Jawab:
1️⃣ Ummu Habibi, 2A

"Bakat itu kan alami ya, Apakah bakat bisa dimunculkan dari yg sblmnya tidak ada menjadi ada pada diri anak?"

Trimakasih umm Habibi penyetor pertanyaan pertama๐Ÿ˜Š.

Betul sekali bakat itu ALAMI, tapi harus distimulus agar bisa nampak dan muncul menjadi sifat yg produktif.

Jika belum nampak maka bisa dibantu dengan:
✅Memberi banyak aktivitas. Lakukan tour dr talent .
๐Ÿ€๐Ÿธ๐Ÿฅ‹๐Ÿคบ
Ragam aktivitas akan memunculkan sifat sifat alami anak.

✅Beri insiprasi yg banyak,misalnya beragam profesi unik.
Bisa setiap malam putarkan video youtube beragam peran (tentu stlh kita pilah ya๐Ÿ’ป)sambil diskusi.

Kl anak sy utk bab ini ,, ia sedang ikut prog Jelajah Ilmu didlmnya ada mengulik profesi unik juga.
๐Ÿž️ Petani organik yg sukses
☕ Prbisnis kopi isi ulang dg botol kaca tanpa sampah #zerowaste
๐Ÿ“– Komikus dll.

✅Bunda sering sering ngobrol , dialog spy apa yg dirasa atau dipendam anak dpt diutarakan lalu coba ikuti maunya.

Sehingga kita tak lagi berkata:
"BAKAT *terpendam*" krn di usia sblm baligh harapannya semua telah tereksplore.
๐Ÿ“ง✅

 2️⃣ Anonim, Assalamualaikum bunda, anak saya laki2, 8tahun. yg ingin sy tanyakan kl anaknya apa2 malas trs bagaimana mau menggali potensi &  bakat anak? Caranya bagaimana spy tau?

Wa'alaikumussalam warahmatuLLAH bunda Nn.

Hmm... Kata kunci "apa2 malas "? Ini menggelitik soalnya perlu dideskripsikan ๐Ÿ˜Coba diajak ngobrol santai bun, sudah besar kan.

Begini....
Kita seringkali melihat dr persepsi orang dewasa, bisa jadi anak punya persepsi yg berbeda.

Contoh:
Spt apa sih ortu yg asik?
Pernah kah kita bertanya sperti itu pd anak? Jangan2 belum pernah ya๐Ÿ˜.
Boleh dh skr kt coba kasih pertanyaan itu min 6 bulan sekali. Spy kita punya persepsi yg SAMA tentang ASIK.

Lalu ini bisa menjadi cara melihat apa yg bisa membuat anak asik berkegiatan. Bunda berikan aktivitas sesuai yg dia mau bgitu bun,, lalu lihat apakah masih terlihat "malas2an juga"?

Sy yakin sekali, jika kita mencoba berdialog pada anak dr hati ke hati maka ia akan mengungkapkan keinginannya tanpa sungkan.

Dicoba ya bun,diajak main dl ๐Ÿ˜Š

 3️⃣ Bunda Mardhiyah

✅anak sy, laki2, 10th.
sifat yg paling menonjol dr pengamatan kami : sifat pemurah, mudah berbagi, bahkan kadang mengutamakan yg lain. Apakah ini termasuk bakat?Kira2 peran dan aktivitas apa yg pas untuk mengembangkan potensi ini?

✅Anak laki2 saya ini jg, sangat minat dg penggunaan gadget. Dalam hal ini kami mencoba membatasi utk hal2 yg produktif untuk dpt mengakses gadget dg waktu lebih. Dlm kurun waktu 3-5 bulan ini sdh banyak aplikasi yg dicoba.. misalnya desain, coding, animasi, canva dll..dan skr lagi berminat belajar bahasa program. Apakah ini jg bisa dikatakan benih bakatnya? Tp jg sering berubah-ubah terhadap jenis program nya.

✅Kira2 ada batasan umur kah, kita bs mematok untuk spesifikasi minatnya di program apa untuk bs dikembangkan lebih lanjut?
Dan kira2 terkait screen time bagaimana mbak, Krn mungkin akan lbh banyak berhadapan dg hp atau laptop... apalagi di masa pandemi seperti ini, yg hrs lbh banyak di rumah

Dear Bunda Mardhiyah.

Betul sekali sifat mudah berbagi,mendahulukan yg lain adalah (sifat) BAKAT. Dalam versi Talent Mapping (TM) disebut bakat *BELIEF*.

Beri apresiasi dan respon positif selalu ya bun jk ia melakukan hal tsb. Besok besar sifat bakat ini akan produktif diperan spesifiknya.

Orang dg bakat Belief bisa cocok dibid.pelayana publik a.l ;
Tim medis: Dokter, perawat.
Banyak kan kt temui perawat bahkan dokter sekalipun *jutek*, ga betah berlama2 melayani ๐Ÿ˜–. Itu salah satunya krn tdk ada sifat melayani yg tulus dlm dirinya.

Profesi jasa, konselor, psikolog jg butuh bakat ini.

Bahkan termasuk para pendidik disamping bakat2 kuat pendukungvlainnya ya.
๐Ÿ“ง✅
 Jawaban Yg kedua.
---------------------
 YA, Bisa bun mardhiyah penggunaan gadget yg produktif termasuk bakat.

Ciri ciri bakat adlah:
✅ *Cepat dlm mempelajari hal baru*. Tidak butuh waktu lama.
✅ *Betah*
✅ *Nagih*
✅ *Flow*, mengalir lupa waktu.

Nah jika ciri ciri ada saat mempelajari komputer, IT bisa disimpulkan ada bakat kuatnya di bid tsb .
Dan ini msk dlm bakat a.l:
Design
Creative
Visual art
Ideation

Jika berubah2 thd jenis programnya tidak jadi soal. Bisa jd ia sdg mencari yg lbh pas menarik. Diamati terus ya bunda๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘
๐Ÿ“˜๐Ÿ”ฎ
Jawaban poin ketiga.
----------------
Batasan umur utk melihat bakat anak rerata usia 15th.

Diharapkan sepanjang usia sebelumnya sudah :
๐Ÿ“ Banyak kegiatan
๐Ÿ“Kaya pengalama
๐Ÿ“kaya wawasa dan gagasan.

Sehingga jika ke 3 hal tsb telah anak lalui dg maks maka diusia belasan th sdh mulai spesifik.
Biarlah ia mengeksplore dirinya sendiri, *aku SUKA ini*
*Aku GAK suka itu*
Jika anak sdh jelas maunya , aman.
Kita sebagai orangtua hanya menemani perjalanannya menemukan diri sesuai tugas hidupnya kelak.

Jadi sekali bakat itu bukan dibentuk, bukan dicari, tp *DITEMUKAN* krn ia telah ada dlm diri masing masing anak sesuai fitrahnya✅๐Ÿ“ง

4️⃣ Bunda Desy
Mohon maaf bunda,  sy seorang ibu berusia 42 th single parent.. Anak sy laki2 berusia 17 th ( kls 11 ).. Ketika anak sy bertanya, mah sy nanti ngambil kuliah jurusan apa ya?  Sy bingung bunda, dari segi mana sy hrs melihat potensi bakat anak sy.. Melihat keseharian anak sy sukanya bermain game. Krg semangat dlm belajar. Dia lbh senang berkumpul sama teman2nya.. Blm pnya pendirian msh labil..  Mohon masukannya bunda...  ๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ

Jawab:
SubahALLAH bunda Desy semoga Allah berikan kemudahan.

Usia 17 sdh besar ya,, banyak hal yg bisa digali, jadi saran sy:
Ajak anak membuat vision board (dream book)nya bunda.
Digali :
๐Ÿ”… Harapannya,, walau pun mimpi terasa ketinggian misalnya ga jd soal.
๐Ÿ”…Kuatkan keinginan yg ditulisnya utk kemudian bs di eksekusi dr hal yg plg mungkin .
Sampai kemudian ada pembahasan:
"Mau kuliah jurusan apa?" Ini tentu sgt tergantung dg minat & bakatnya.

Kl memang belum terlihat, menjadi PR kemudian.
Bunda bisa bantu ananda utk mengisi assesment ini:

temubakat.com
๐Ÿ†“๐Ÿ†“
Jadi dr situ semoga bisa terbaca potensi nya dmn utk pemilihan jurusan.
Semoga bisa membantu ya. ๐Ÿ“ง✅


5️⃣ Bunda Naila

Seberapa besar pengaruh lingkungan terhadap perkembangan bakat anak?
Misalnya jika setiap hari anak menonton televisi dan melihat smartphone, apakah bisa terjadi perubahan bakat jika yg ditonton berbeda dg bakat alaminya?

Jawab:
๐Ÿ“˜๐Ÿ”
Terimaksih bund Naila pertanyaannya๐ŸŒน.

Pengaruh lingkungan memang cukup signifikan, besar pd perkembangan anak.
Bahkan ada ilmu Nurture Vs Nature.

Memang masing2 anak pd akhirnya akan merespon peristiwa sesuai kematangan dirinya.

๐Ÿ“ฑ๐Ÿ“บ
Jika tontonan ini lebih besar porsinya drpd *aktivitas real* anak maka bisa jadi rekaman layar inilah yg akan terinstal di pikirannya shgga keluar melalui perilaku yg mirip .

Makanya kita senantiasa harus punya SOP 3D Thd screen. ๐Ÿ–ฅ️๐Ÿ“ฒ๐Ÿ“บ

*1. Dipinjamkan,* artinya anak tidak memiliki, melainkan atas seizin kita pinjam punya kita.
*2. Dibutuhkan.*  Artinya memang ada alasan anak "kudu" pakai gadget.  Misal bertanya tugas ke teman atau main game dll.
*3. Didampingi.* Artinya kalau pun kita memberi pinjam anak gadget karena satu dan lain hal, tidak boleh kita memberikan kebebasan pegang sesuka hatinya.
Tapi kita ortu harus mendampingi anak. Anak tidak boleh berselancar sendiri di dunia maya.

Kalau ada SOP bgini,, in sya ALLAH aman.
๐Ÿ“ง✅

6. Assalamu'alaikum, kak. Saya Nuraeni, pendidik di TK Islam Jami'atul Quro', Magelang.
Ijin bertanya.
Bagaimana cara mengarahkan aktivitas anak & bakat anak ke arah yang lebih positif? Karena ada, anak teman saya yang dia seneng banget nari/ dance/ suka nonton tiktok/ yutub & mencotohnya. Dia anak laki2 & kadang kesenangan nya agak mengarah ke perempuan, seperti ketika beli mainan.

Pernah tau kisah tentang salah seorang ulama yang ketika kecil, ingin jadi penyanyi, tapi ibundanya berhasil mengarahkannya sehingga menjadi ulama besar yang sangat bermanfaat ilmunya & dikenal namanya hingga saat ini. Bagaimanakah tahapan mengarahkan bakat tersebut?

Jawab:๐Ÿ“ง๐Ÿ“˜
ูˆَุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ
Wah bunda Nuraeni dr magelang ya.

Bakat yg tidak sejalan dg value dan nilai keislamaan kt harus diarahkan.
Misalnya :
Anak tmn sy suka sekali nge band, main musik ๐ŸŽผ๐Ÿฅ๐ŸŽบ
Lalu diarahkan ia menjadi arranger film jadi dia tidak tampil nyanyi dipanggung tp bermain dibalik layar dan bakatnya tetap tersalurkan. Atau bisa diarahkan ke syair2 nasyid.
--------------

Tahapan mengarahkan bakat tsb:
1️⃣ Dialog
Jangan diputus ditengah itu sama dg melukainya. Ajak bicara dr hati ke hati.
*Pacing dan leading*.
▪️Pacing : terima dl apa yg ia sukai, beri pujian jk hasilnya bagus.

Beri *feedback sandwich* ๐Ÿฅช yg dikemas dg manis tanpa ia merasa di kritik.
*Leading*: baru arahkan spt yg kita mau.

Jadi jalannya smooth.

Cari alternatif hobby yg menarik lainnya  misal acting, drama yg berkaitan dg seni.
Bagi anak lelaki dance , tiktok itu bahaya bs mjd pintu perilaku menyimpang ๐Ÿ˜–
[6/18, 21:09] +62 852-1597-3553: Dduuuh sy tuh kok gregetan bgt yah sm IG kl pas buka search ๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”
Kok ya isinya rerata pd ga baik postingan ABG yg haus eksis .

Di akunnya buibu pd bgitu jg ga siih? Jgn2 akun sy aj berseliweran bgtu ,, ga follow2an jg tetap nongol di  search  ๐Ÿ™ˆ


7️⃣ Bunda Naifa, 2A

1.Ada kah batasan usia untuk kita petakan minat dan bakat anak?jika ada ,maksimal usia berapa?

2.bagaimana cara atau apa yang harus dilakukan orang tua  mengahadapi anak yang jika ditanya atau distimulus berkaitan dengan minta dan bakat jawabnya adalah ,nggak tau,terserah ayah bunda saja saya manut .

Jawab:
 ini poin ke dua Bun Naifa

Tips menghadapi anak yg terserah ayah bunda sj:
▪️Coba ngobrol receh dl bunda,, biasanya anak akn mengalir kl dimulai dg hal hal ringan. Sambil melakukan hal yg dia suka.

▪️Jawaban *tidak tau* pd anak bukanlah jawaban sesungguhnya bahwa ia bener2 tidak tau apa yg dimau.
Tapi dia bingung apa maksdnya , bunda ayah lg ngajak ak ngomngin minat bakat yg mana?

Punten, bunda anaknya usia brp ya? Laki atau perempuan? Apa saja pengalaman belajar sebelumnya ?
Coba diingat2 kegiatan seru apa yg pernah dilakukan brsma.
๐Ÿ•️Suka bermain di alamkah
๐ŸŽ️ Hobby oofroad mungkin
๐Ÿ€⚽ Suka sport?

Atau
Senang membuat kerajinan.
Suka berkebun?
Merawat hewam peliharaan?

Nah ini pertanyaan utk kt sbg orangtuanya selama ini sejauh mana perjalanan tour de talent nya brsm anak. Jika blm kaya pengalaman yuk dr skr START๐ŸŽฌ

8️⃣ Mom Latifa,

Mau tanya mom, apakah bakat hanya berkaitan dg profesionalitas dan keahlian di masa depan, atau kah bakat yg sdg kita diskusikan ini berkaitan dg sifat dan karakter anak?

Krn anak sy yg kecil , dr catatan sy, rasa empaty nya kpd org lain bhkan kpd binatang  lebih besar. Pdhl br 5 thn. Apakah bakatnya ini hnya mjd sifatnya sj

 Termasuk dalam
RAgam kegiatan/Peran apakah yang berikut ini?
๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

♻Mengklasifikasikan mainan, alat belajarnya, pakaiannya

♻Mengetik cerita sederhana

♻Mengembalikan barang pada tempatnya
๐ŸŽพ⛸๐ŸŽจ๐ŸŽฒ

INI ADALAH ADMINISTRATING

JIKA moms suka melakukanya maka inilah salah satu bakat ๐Ÿ˜

Mengantar
MEmasukkan pakaian sesuai kepemilikannya.

Ini punya ayah
Ini punya kakak
Dst
 Oke sekarang yang berikut, , cekidot๐Ÿ”ฆ

Apakah ananda suka melakukan hal2 berikut ini?

๐Ÿ•Membantu membagikan kue/bingkisan ke tetangga?

๐Ÿ‘•๐ŸงฅMengambil jemuran kering lalu dipilah dan dimasukkan pada kotak sesuai kepemilikannya?

HAyo masuk dlm tema apakah ini?
๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป

ata kuncinya diatas
Pada :

Mengantar
Mengkotak2an
Memilah
Itu adalah kumpulan peran DISTRIBUTING

JADI ANAK MENDISTRIBUSIKAN ke tetangga.

 ๐Ÿณ๐Ÿฅ’๐Ÿฅฌ๐Ÿฅ˜
Apa yang dapat diamati dan catat dalam berkegiatan di dapur bersama?

1⃣ *Quality Control*
Anak dapat mencuci beras, memilah mana padi dan kotoran atau mencuci sayur dll adalah bagian dr quality control ia mampu memisahkan mana yg berkualitas baik dan tidak.

Bayangkan diperan esok, ia bisa lakukan itu dg cermat tentu di bidang yg spesifik.

2⃣ *Producing*
Dari otak atiknya didapur bisa menghasilkan sesuatu makanan maka itu lah produksinya. Jadi anak belajar memproduksi sesuatu bkn?  Bayangkan ia kelak mungkin bisa memproduksi yg lebih besar.

3⃣ *Safe Keeping*
Berani di dapur, tidak takut api, nyala kompor, percikan minyak dan didihan air saat masak. . .  Semua itu mengenalkan faktor resiko.

4⃣ *Restoring*
Ahaaa. . . Apa ini ya ?  Apakah Bunda suka pusing dg dapur berantakan, , samaaa ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Nah restoring itu penting. Merapikan, menyimpan kembali segala sesuatu pada tempatnya. .  Bumbu, panci dan peralatan lain adalah sebuah aktivitas bakat terkait peran.

Jadi jangan lupa mencatat apa apa yg telah diamati spy jejak nya tidak hilang dan kita bs mengenali pola nya besok.

๐Ÿ“˜๐Ÿ”
Mendidik tidak pernah dipisahkan dr aktivitas kita sbg orangtuanya.

Kalaupun belajar yg sifatnya akademik , butuh waktu hanya sebentar 1-2 jam /hari sdh ok.

Tapi begitu banyak aspek lain yg perlu kita sertakan, berjalanlah alami sesuai fitrah ke ayahbundaan.

Contoh:
Ayah mengajak anak ke *bengkel*. Perhatikan :
Apa yg diamati anak ditempat itu?
▪️Montir yg sdg kerja kah
▪️Kendaraan yg sdg diperbaiki ๐Ÿš—๐Ÿ›ต๐Ÿšœ, alat2 onderdil
▪️ Tempat usahanya, keliling2
Atau
▪️justru ia asik ngobrol sm orang2 yg ada disitu? Memperhatikan orang2nya .

Naaah,, itu kl kita peka bisa di catat sbg observasi hari itu. Manakah yg dominan pd anak setiap kl diajak pergi?
Atau jangan2 ketika diajak pergi malah hilamg hilang ? Itu jg pertanda bakat loh.

๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”
*Ingat bahwa Bakat selalu Positif*

Apakah sifat cuigaan atau kepo diperlukan pada profesi tertentu?

Jelas ada yaitu;  bag keuangan, investigator, auditor, inspektorat dll

Nah sifat curigaan ini masuk dalam bakat Delliberative

Artian positifnya, org penuh kewaspadaan.

Kepo sebutan kekinian ini bisa disebut "mau tau aja" kadang diplesetkan mjd KElakuan POlisi spt tugas polisi dikit2 nanya. .  Dlm bhs bakat disebut tema bakat Learner

NAh siapa yg suka kepo?  Gpp kok tetap ada bakat disitu ๐Ÿ

Tapi banyak juga personality atau SIFAT yang tidak dpt dikatakan produktif krn menghasilkan output yg tidak bermanfaat.

Contohnya
Sifat MARAH

Karena tidak ada satupun profesi atau peran yg membutuhkan sifat ini dlm arti bakat. Sehingga sifat marah tidak dpt dimasukkan dalam tema bakat tertentu

๐ŸŽž️
Anak yg bernama Seungjae itu sdg amakn di resto,, tetiba ada 2 pengemis dtg.

Reaski Seungjae:
Langsung menghentikan aktivitasnya, menatap dg IBA pengemis tsb dan
๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ญ *Menangis*✅

Ini adalah Sifat Bakat EMPATI.
---------------
Ia merasakan , peka thd kejadian disekitarnya.

✅PEDULI
Seungjae memberikan uang pada pengemis tsb sambil tersedu2 trus memandangi paman pengemis pergi dan berujar "Beli makanan yaa paman" hiks ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฅ dg ekspresi yg sgt sedih.
------------

Inilah salah satu contoh sifat ALAMI
yang muncul ๐Ÿ“˜.
Apa reaksi AYAH?
๐ŸŽค
AYAH Seungjae memberikan *RESPON positif* pada anaknya.

Walaupun geli tp tidak ditunjukkan pada anak.
Ia memeluk sang anak๐Ÿค—๐Ÿค— pertanda pesan "good boy".

Begitu ya Bunda semua, semoga sampai disini jelas yah maksud dari sifay bakat alami ?

Motivator = PERAN (Aktivitas)
Ketika dewasa kelak boleh jadi si cantik itu mejdi seorang motivator keren.

Sifat bakat yg terlihat divideo itu:
Commander
Communicator
Dll mungkin mamanya lebih hapal .

Jadi skr dg 2 video yg dishare smoga tergambar ttg bakat.

Utk melakukan peran ia butuh kumpulan2 sifat yg kelak jd potensi kekuatannya .

❤Sebagai oleh oleh ini buat bacaan Bunda Ayah smua untuk bisa mengenali bakatnya. Semoga suatu hari bs belajar mendalami

๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…

*34 Tema Bakat (Gallup)*
oleh: Abah Rama

1⃣ *ACHIEVER / PEKERJA KERAS,*
memiliki stamina yang tinggi dan selalu bekerja keras, kepuasan hidupnya berasal dari kesibukan dan keberhasilan yang diperoleh.
   
2⃣ *ACTIVATOR /PENGGERAK,*
(just do it) dapat membuat sesuatunya terjadi dengan mengubah pikiran menjadi tindakan.

3⃣ *ADAPTABILITY/ FLEKSIBEL,*
melakukan tugas sesuai dengan apa yang diterimanya disaat itu.

4⃣ *ANALYTICAL /ANALITIS,*
 mencari alasan dan sebab-musabab. Memiliki kemampuan untuk memikirkan semua faktor yang dapat mempengaruhi situasi atau kondisi.

5⃣ *ARRANGER / PENATA,*
 dapat mengorganisir dan memiliki fleksibilitas yang membantunya untuk mengatur sesuatu.

6⃣ *BELIEF / PRAMU,*
 senang melayani orang lain dengan tulus, karena menganggapnya sebagai perbuatan yang mulia dan mendatangkan manfaat bagi diri maupun orang lain.

7⃣ *COMMAND / KOMANDO,*
 senang menjadi penanggung jawab dan orang lain kadang melihatnya sebagai seseorang yang ”suka mendesak/memaksa”.
   
8⃣ *COMMUNICATION / KOMUNIKATIF*,
mudah sekali mengungkapkan apa yang dipikirkannya melalui kata-kata atau tulisan yang mudah dimengerti oleh orang lain.

9⃣ *COMPETITION /KOMPETITIF,*
senang membandingkan kemajuannya dengan orang lain, menjadikan segalanya kompetisi dan selalu berusaha menjadi nomor satu.

๐Ÿ”Ÿ *CONNECTEDNESS / KESALINGTERKAITAN,*
 senang mengaitkan peristiwa yang satu dengan peristiwa lainnya dan lebih percaya bahwa setiap kejadian pasti memiliki alasan/sebab daripada kebetulan.

1⃣1⃣ *CONSISTENCY/KONSISTEN,*
 memiliki bakat untuk melihat “kesamaan” orang dan menyadari kebutuhan untuk memperlakukan semua orang secara sama.

1⃣2⃣ *CONTEXT/ KONTEKS,*
 menikmati mempelajari sesuatu melalui riset dan studi tentang masa lalu.

1⃣3⃣ *DELIBERATIVE / WASPADA*,
berhati-hati, kadang skeptis, memiliki karakter ”melihat sebelum melompat”.

1⃣4⃣ *DEVELOPER / PENDIDIK,*
 senang mengenali dan menggali potensi yang terdapat pada diri orang lain dan mendapatkan kepuasan dari setiap kemajuan masing-masing individu.

1⃣5⃣ *DISCIPLINE / DISIPLIN*,
 Senang berada dalam kondisi atau situasi yang teratur, terstruktur, terencana, memiliki sistem dan prosedur.

1⃣6⃣ *EMPATHY / EMPATI,*
 mampu merasakan perasaan orang lain disekitarnya seakan-akan mengalaminya sendiri.

1⃣7⃣ *FOKUS / FOKUS,*
 membutuhkan tujuan yang jelas. Tujuan inilah yang berfungsi sebagai kompas untuk menentukan prioritas, menjalaninya, dan membuat koreksi seperlunya untuk tetap berada dijalur yang benar.

1⃣8⃣ *FUTURISTIC / VISIONER, (PEMIMPI)*
senang berangan-angan, membayangkan masa depan seakan-akan tergambar pada dinding dan dapat memberikan inspirasi pada rekan lainnya dengan visinya mengenai masa depan.

1⃣9⃣ *HARMONY / HARMONI,*
 tidak suka konflik,dapat bekerja sama secara baik dengan orang lain.

2⃣0⃣ *IDEATION / PENGAGAS,*
 menyukai diskusi kelompok yang bebas, baik sekali dalam brainstorming dan mampu menemukan hubungan atau benang merah dari apa yang terlintas pada dua fenomena yang berbeda dan tak terkait

2⃣1⃣ *INCLUDER / GUYUB,*
 kecenderungan untuk menerima semua orang dan selalu berusaha agar semua orang mempunyai rasa memiliki dalam kelompok.

2⃣2⃣ *INDIVIDUALIZATION / INDIVIDUALISASI,*
 mampu melihat keunikan dari masing masing orang secara individual dan memikirkan bagaimana orang-orang yang unik dan berbeda dapat bekerja bersama secara produktif.

2⃣3⃣ *INPUT / PENGUMPUL, (KOLEKTOR)*
 memiliki hasrat untuk mengetahui lebih jauh dan lebih banyak serta senang mengumpulkan atau mengkoleksi dan mengarsip segala macam informasi.

2⃣4⃣ *INTELLECTION / PEMIKIR,*
 senang berpikir, mawas diri dan lebih menyukai diskusi-diskusi yang bersifat intelektual.

2⃣5⃣ *LEARNER / PEMBELAJAR*,
senang mempelajari sesuatu dan selalu tertarik lebih terhadap proses mempelajari sesuatu dibandingkan bidang, materi atau hasil pembelajaran tersebut.

2⃣6⃣ *MAXIMIZER / PERFEKTIONIS,*
 fokus pada kekuatan-kekuatan yang ada sebagai cara untuk merangsang keunggulan pribadi dan kelompok dan cenderung untuk mengubah sesuatu baik dan membuatnya menjadi jauh lebih baik lagi.

2⃣7⃣ *POSITIVITY / PERIANG, (NGAK ADA LOE NGGAK RAME)*
 memiliki antusiasme tinggi yang dapat ‘menular’ dan optimisme yang dapat membuat orang lain bersemangat atas apa yang akan dilakukannya.

2⃣8⃣ *RELATOR /BERSAHABAT,*
 Menikmati hubungan yang dekat atau erat dengan orang lain secara pribadi dan menemukan kepuasan mendalam dalam bekerja keras dengan teman-temannya untuk mencapai tujuan.

2⃣9⃣ *RESPONSIBILITY / TANGGUNG JAWAB,*
 memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi atas komitmen yang telah dibuat, baik besar ataupun kecil, dan merasa terikat secara emosional atau psikologis untuk memenuhi atau menjalaninya hingga selesai.

3⃣0⃣ *RESTORATIVE / PEMULIH,*
 Senang memecahkan masalah dan memiliki kemampuan untuk mengembalikan segala sesuatu menjadi berfungsi dengan baik kembali.

3⃣1⃣ *SELF-ASSURANCE / YAKIN DIRI, (INDERA KEENAM)*
 memiliki kepercayaan diri yang tinggi pada kemampuannya untuk mengatur hidupnya sendiri/memiliki keyakinan pada kemampuannya untuk mengatur hidupnya sendiri dan “Inner Compas” atau intuisi/petunjuk batiniah yang memberikan keyakinan bahwa keputusan-keputusan yang dibuat merupakan keputusan yang benar atau dalam membuat keputusan-keputusan yang benar.

3⃣2⃣ *SIGNIFICANCE / SIGNIFIKAN, (NARSIS.COM)*
 senang menjadi pusat perhatian, dikenal, didengar, diakui serta dihargai banyak orang atas keunikan atau keistimewaan yang dimilikinya.

3⃣3⃣ *STRATEGIC / STRATEGIK,*
 mampu memilah-milah masalah yang ada dan menemukan jalan yang terbaik untuk solusinya. Cara pikir dan perspektif yang berbeda memungkinkannya dapat melihat garis besar akan sesuatu secara keseluruhan.

3⃣4⃣ *WOO (Winning Others Over) / PENYAPA, (SKSD)*
 senang akan tantangan untuk bertemu dengan orang baru atau orang yang belum dikenal dan menjadi akrab dengan mereka.

 Hmm.. kl sy diajak mgomg msh terus mom alma.
Tapi tar ditinggal dh sm pemirsah ๐Ÿคญ

Disudahi dl boleh deh,, nanti baca baca lg biar ada yg nyantol yah.

Percayalah ini mudah kok,, coba titeni bakat kita dl dr yg 34 itu pilih 7 paling *gue banget*.

Kapan2 aja kl mau ngisi buat nyocokin disini ๐Ÿ”ฐ
temubakat.com
[6/18, 22:12] +62 852-1597-3553: Sangaaat menariiiik .





Mkanya sy bahgia bs sHaring bgini krn ada bakat DEVELOPER
BELIEFE
RESPONSIBILiTY , kl ga tuntas ga bs tidurrr sy tar malam

Anak terlahir tanpa kedewasaan. Orangtua yg harus *mencontohkan dan melatihkan* pada anak.

Perjalanan memahami diri dan menemukan jalan hidup adalah *proses panjang* yang diawali bersama orantua.

Selamat membersamai ananda dengan penuh cinta๐Ÿ’œ.

Temukan bintang diirinya⭐๐Ÿ’ซ, mereka adalh juara dihati kita ๐ŸŽ–️๐Ÿ†.

Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil pada kulwap malam ini..๐Ÿ’ž

Saking banyak poin2 penting dari mom Eva,  sampai saya bingung mau mengerucutkan  menjadi kesimpulan yang singkat padat seperti apa๐Ÿ˜€๐Ÿ˜…

๐Ÿ’Baik Ayah Bunda, agar anak mampu menemukan potensi dan bakatnya, maka dibutuhkan pendampingan dan juga kejelian orangtua untuk melihatnya, dengan banyak memberikan anak INSPIRASI, membersamai mereka dalam banyak AKSI (aktivitas), sehingga dari sini kita bisa membantu mereka melejitkan bakatnya๐Ÿ’ž. Ingat selalu tentang 4E ya, untuk mencari tahu ๐Ÿง apa bakatnya..

Jangan lelah dalam membimbing di setiap  proses Ananda ya Ayah Bunda❤️, termasuk para pejuang pendidikan sekolah, semoga kita dimudahkan untuk mengantar ananda kelak ke masa depan yang baik, aamiin๐Ÿคฒ

8️⃣ Mom Latifa,

Mau tanya mom, apakah bakat hanya berkaitan dg profesionalitas dan keahlian di masa depan, atau kah bakat yg sdg kita diskusikan ini berkaitan dg sifat dan karakter anak?

Krn anak sy yg kecil , dr catatan sy, rasa empaty nya kpd org lain bhkan kpd binatang  lebih besar. Pdhl br 5 thn. Apakah bakatnya ini hnya mjd sifatnya sj
๐Ÿ“˜๐Ÿ“ง
8️⃣Dear mom Latifa.
Bakat adalah sifat bawaan anak sejak lahir jadi jelas ia sangat berkaitan dg karakter yg akan menjadi personality anak .

Dimasa datang harapannya adalah anak bekerja diperan2 yg sesuai dg sifat bakatnya agar bisa optimal dan menikmati peran dikehidupannya.
Jadi kita bicara sifat saat ini terkait atau tidak dg profesionalitas dan keahlian tergantung kita dan anak mau memaksimalkan potensi kekuatannya atau tidak.

Berperan sbg ibu rumah tanggapun spt  yg bukan lg working mom ,sifat bakat sgt mempengaruhi keseharian kt.

9️⃣ Mama kays, 2A

mam.. mengembangkan bakat di masa pandemi gimana? kan semua serba terbatas

jawab:
Mama kays, menggali dan mengembangkan bakat anak bisa dr hal hal keseharian didlm rumah.

Kita bs lakukan project2 bersama.
Bedanya project sm kegiatan biasa adlah di Management dan terorganisir.
Bekerja brsm team.
(Sy berikan cnth simple project drmh).

Dimasa pandemi byk jg pilihan aktivitas belajar online lo mam. Jd in sya Allah tdk trhalang wlwlpun memang terbatas ruang gerak.

Kita bs lakukan project2 bersama.
Bedanya project sm kegiatan biasa adlah di Management dan terorganisir.
Bekerja brsm team.
(Sy berikan cnth simple project drmh).

Dimasa pandemi byk jg pilihan aktivitas belajar online lo mam. Jd in sya Allah tdk trhalang wlwlpun memang terbatas ruang gerak.

Misal kegiatan yg jd project
*Make over Ruang tamu*

Projek ada menajemen nya. Terorganisir.
Maka buat team, beri peran masing2.

Mis
Panglima angkat2
Jenderal sapu
Kolonel ngepel
Dst : Bag menata
Bag nyiapin snack berbuka

Waah itu asli bisa terlihat sifat bakat didlmnya. Jd PERAN itu kita amati anak anak all out di bag yg mana.
Siapa yg protes2 mulu, atau malah ksh perintah trus (commander)... Eh atau ada yg bs mengatur (arranger) dek, kamu gini ya,, trus itu digese dll.

Atau adek kecil Tim Hore๐Ÿ‘
Tim penilai ๐Ÿ“

Dst
Seru apalagi project buat nasi goreng dll
 ๐Ÿฃ๐Ÿฅ˜

Sudah terjawab semua nggih, pertanyaan2 yang terpending kemarin๐Ÿ™๐Ÿป. Alhamdulillah

Contoh rencana project:

Cooking Class
----------
*Ideating*: siapa yg mlontarkan ide masakan

*Strategizing*: Mempertajam ide dg cara bertanya, bgm kl bgini kalau bgitu

*Negotiating*: melakukan negosiasi dlm pemiliham menu secara gigih.
Menawar harga pd penjual

*Analyzing*: menguaikan ide mjd tahapan2 pekerjaan

*Dispatching*: melakukan pembagian tugas

*Estimating*: memperkirakan harga stiap item yg akan dibeli

*Bookeeping*: mencatat semua pemasukan dan pengeluaran

*Inspecting*: Berkali2 bertanya2 pd teman2nya, memastikan semua berjalan dg semestinya

*Installing*: menyiapkan semua perlengkapan dan peralatan agar bs digunakan

*Cooking* : menjadi juru masak

*Finishing*: menghidangkan semua masakan ke meja makan

*Housekeeping* : membersihkan an merapikan semua perlengkapan stlh slsai digunakan.
Dan masiih byk lagii

Waah dr cooking bersama sj byk aktivitas yg bisa diamati lo ,seru yh smosal disekolahn ada observasi nya bgini๐ŸŒท๐ŸŒธ

Sumber bacaan: Talents Observation

1️⃣0️⃣
Assalamu'alaikum
Mau bertanya

Anak saya laki-laki usianya 2,5tahun

Dia senang sekali kegiatan outdoor, dan aktivitas fisik seperti jalan kaki, lari-lari, sepedaan, main bola tapi kalau sudah bermain dia susah diajak kerumah.
Padahal kan harus mandi, makan, dan ibu juga harus mngerjakan pekerjaan yang lain.

Kalau ortu memaksa anak untuk masuk rumah saat sedang senang2nya, karena dinegosiasi susah, apakah dampaknya?

Jawab:
 ูˆَุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ
ALhamduliLLAH ya bun,, ananda terlihat kesukaan nya bermain fisik dan outdoor. Laki2 bgt.

Kl memang ada rutinitas yg hrs dijalankan,,ya tak mengapa di ajak masuk dg cara yg baik. usia segitu anak msh sgt suka dg bujuk rayu mk bunda lakukan sj spy anak mau mnurut tanpa membuat anak kesal krn kesenangannya diputus. Gunakan startegi pacing leading bun yah.
Main2 dl bareng, tp diawal di buat ksepakatan nanti mandi dst.

Kl dipaksa masuk,  tentu tdk nyaman buat anak .

Dampak jangka pendek :
Anak bisa tantrum kan, malah kt bs bisa jd ikut emosian๐Ÿ˜–.

Jangka panjang : jika sering terjadi akan terekam di memory anak ,, dlm alam bawah sadrnya paksaan2 marah itu.  Dan bs menimbulkan pengalaman  pengasuhan yg buruk. Jd kt latih diri utk bs mendirect ank dg luwes .
https://youtu.be/I9JsUiK-Jos





Comments