Pengantar

 

Hikmah adalah proses panjang dari kesungguhan, renungan atas ilmu-ilmu dan peristiwa yang kita alami sehari-hari. Menjadi seorang istri dan ibu dengan segala hal yang terjadi saat menjalani peran itu dengan perenungan yang mendalam, akan membawa kita kepada beragam hikmah. Yang dengan hikmah itu kita mampu menjadi manusia seutuhnya,yang sabar, syukur, memunculkan prasangka baik dan perlahan menemukan solusi sebuah konflik .  Melalui bimbingan Allah, dari setiap peristiwa yang saya alami khususnya dalam pengasuhan anak saya, melalui proses panjang adakalanya menemukan titik terangnya, sehingga mengalirlah energi positif  yang menguatkan diri dalam menghadapi problematika sebagai ibu rumah tangga.

 

Karena itu, saya merasa bahagia jika dapat menguraikan persaan-perasaan saya saat menemani buah hati saya. Dengan berbagi, saya merasa sangat berarti. Sehingga dapat menghasilkan energy baru untuk menjalani kehidupan sebagai seorang isteri dan ibu dengan segala problematikanya. Tulisan ini berisi refleksi emosi saat mendampingi putri saya yang kaitannya dengan problematika umum yang dialami para ibu dalam menghadapi tingkah anak, atau kejutan-kejutan peristiwa sehari-hari, lebih menyoroti dari sisi emosi saya sebagai ibu, juga aspek emosi anak. Harapannya, dapat membantu pembaca untuk mengambil sudut pandang lain dari setiap masalah yang dihadapi.

 

Setiap kata dalam tulisan ini terurai dari seorang manusia biasa, bukan pembelajar yang berlatar belakang ilmu psikologi. Sungguh jauh dari sempurna. Tulisan ini hanyalah terlahir dari seorang ibu  rumah tangga biasa yang berusaha menggali sebanya-banyaknya hikmah dari persoalan disekitarnya juga membagikannya, karena dalam berbagi itu ada kebahagiaan. Oleh karena itu, atas segala kesalahan, kekhilafan dan kekurangan dalam setiap tulisan, saya mohon maaf sekaligus mengharapkan masukan serta saran.

Comments